BTricks MenU

LINK TUTORIAL

TV OnliNe

SEMENTARA TV ONLINE TIDAK DIAKTIFKAN !!!

HOUSENET

DISKUSI KNOWLEGE

Rabu, 17 Agustus 2011

Pengenalan Jaringan dan Internet

Pokok Bahasan / Sub Pokok bahasan                                                                             6 jam pelajaran                     3 pertemuan
A.         Mengenal Internet, Sejarah, dan perkembangannya
B.         Komponen – komponen dan cara kerja internet
C.         Layanan Internet
D.         Topologi Jaringan

Internet terbagi menjadi dua suku kata yaitu Inter = Masuk/ Dalam dan Net = Jaringan. Maka dengan demikian kita dapat menyimpulkan bahwa internet adalah hubungan antar jaringan. Kenapa internet dapat dikatakan demikian ? Karena Internet adalah sebuah teknologi yang dapat menghubungkan komunikasi baik data maupun audio visual melalui jaringan yang sudah disusun sedemikian rupa yang membentuk jaringan yang cukup besar. Termasuk dalam kehidupan nyata saat ini internet digunakan sebagai sarana komunikasi yang paling efektif. Dengan internet kecepatan sebuah pengiriman data hanya membutuhkan waktu dalam bilangan menit sampai dengan detik. Berbagai macam keuntungan yang didapatkan dari internet adalah ; informasi, alat komunikasi efektif, sarana pengiriman data, pengolahan data, transaksi jarak jauh, hiburan, pendidikan, bisnis dan lain sebagainya.
Peranan internet khususnya dalam kegiatan perekonomian mulai terasa amat penting pada masa – masa sekarang. Sedemikian penting peran internet dalam kehidupan modern seperti sekarang ini sehingga perlu adanya pengetahuan mengenai apa itu internet. Bagaimana sejarah dan perkembangannya, komponen – komponen apa saja yang membangun internet, dan layanan – layanan apa saja yang bisa didapatkan dari internet.
A.      Mengenal Internet, Sejarah, dan Perkembangannya
Apakah sebenarnya itu internet ? Bagi yang sudah mengenal atau memakai internet sebelumnya, tentu bayangan yang muncul adalah seseorang yang sedang duduk di depan komputer untuk mengakses informasi yang berasal dari tempat lain atau komputer lain ( bisa sangat jauh atau dari luar negeri ) secara langsung. Hubungan komputer satu dengan yang lainnya tersebut sudah bisa dikatakan internet ? Tentu jawabannya tidak, karena hubungan dua buah atau lebih dengan internet harus menggunakan jaringan provider penyedia layanan internet. Di Indonesia penyedia layanan tersebut adalah PT. Telkom Indonesia Tbk. Koneksi Internet di Indonesia menggunakan jaringan telepon untuk homebase atau officebase. Dengan kemajuan teknologi saat ini provider kartu telepon genggam pun sudah menyediakan layanan jasa tersebut. Maka dapat disimpulkan bahwa hubungan dua buah atau lebih komputer yang terkoneksi pada jaringan telepon dan sudah teregistrasi pada layanan internet. 
Asal usul internet adalah bermula dari sebuah project yang bernama ARPANET yang dipelopori oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Departemen ini ingin menggunakan jaringan komputer sebagai sarana pengiriman pesan militer atau pemerintah jika sewaktu – waktu terjadi perang nuklir. Project ini bermula dari tahun 1968. Pada awalnya tujuan dari ARPANET adalah menghasilkan suatu jaringan besar yang dapat mengkomunikasikan komputer dengan jarak yang sangat jauh. Oleh sebab itu dibutuhkan sebuah sistem yang baik dalam menghubungkan berbagai tipe jaringan yang dapat menerima sinyal komunikasi cepat melalui sistem satelit.
A.      JARINGAN NIRKABEL ( WIRELESS )
Teknologi jaringan nirkabel sebenarnya terbentang luas mulai dari komunikasi suara sampai dengan jaringan data, yang mana membolehkan pengguna untuk membangun koneksi nirkabel pada suatu jarak tertentu. Ini termasuk teknologi infrared, frekuensi radio dan lain sebagainya. Peranti yang umumnya digunakan untuk jaringan nirkabel termasuk di dalamnya adalah komputer, komputer genggam, PDA, telepon seluler, tablet PC dan lain sebagainya. Teknologi nirkabel ini memiliki kegunaan yang sangat banyak. Contohnya, pengguna bergerak bisa menggunakan telepon seluler mereka untuk mengakses e-mail. Sementara itu para pelancong dengan laptopnya bisa terhubung ke internet ketika mereka sedang di bandara, kafe, kereta api dan tempat publik lainnya. Di rumah, pengguna dapat terhubung ke desktop mereka (melalui bluetooth) untuk melakukan sinkronisasi dengan PDA-nya.
1.    Standarisasi
Untuk menekan biaya, memastikan interoperabilitas dan mempromosikan adopsi yang luas terhadap teknologi nirkabel ini, maka organisasi seperti Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE), Internet Engineering Task Force (IETF), Wireless Ethernet Compatibility Alliance (WECA) dan International Telecommunication Union (ITU) telah berpartisipasi dalam berbagai macam upaya-upaya standarisasi. Sebagai contoh, kelompok kerja IEEE telah mendefinisikan bagaimana suatu informasi ditransfer dari satu peranti ke peranti lainnya (dengan menggunakan frekuensi radio atau infrared misalnya) dan bagaimana dan kapan suatu media transmisi sebaiknya digunakan untuk keperluan komunikasi. Ketika membangun standarisasi untuk jaringan nirkabel, organisasi seperti IEEE telah mengatasi pula masalah power management, bandwidth, security dan berbagai masalah unik yang ada pada dunia jaringan nirkabel.
2.    Tipe dari Jaringan Nirkabel
Sama halnya seperti jaringan yang berbasis kabel, maka jaringan nirkabel dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa tipe yang berbeda berdasarkan pada jarak dimana data dapat ditransmisikan.
3.    Wireless Wide Area Networks (WWANs)
Teknologi WWAN memungkinkan pengguna untuk membangun koneksi nirkabel melalui jaringan publik maupun privat. Koneksi ini dapat dibuat mencakup suatu daerah yang sangat luas, seperti kota atau negara, melalui penggunaan beberapa antena atau juga sistem satelit yang diselenggarakan oleh penyelenggara jasa telekomunikasinya. Teknologi WWAN saat ini dikenal dengan sistem 2G (second generation). Inti dari sistem 2G ini termasuk di dalamnya Global System for Mobile Communications (GSM), Cellular Digital Packet Data (CDPD) dan juga Code Division Multiple Access (CDMA). Berbagai usaha sedang dilakukan untuk transisi dari 2G ke teknologi 3G (third generation) yang akan segera menjadi standar global dan memiliki fitur roaming yang global juga. ITU juga secara aktif dalam mempromosikan pembuatan standar global bagi teknologi 3G.
  
4.    Wireless Metropolitan Area Networks (WMANs)
Teknologi WMAN memungkinkan pengguna untuk membuat koneksi nirkabel antara beberapa lokasi di dalam suatu area metropolitan (contohnya, antara gedung yang berbeda-beda dalam suatu kota atau pada kampus universitas), dan ini bisa dicapai tanpa biaya fiber optic atau kabel tembaga yang terkadang sangat mahal. Sebagai tambahan, WMAN dapat bertindak sebagai backup bagi jaringan yang berbasis kabel dan dia akan aktif ketika jaringan yang berbasis kabel tadi mengalami gangguan. WMAN menggunakan gelombang radio atau cahaya infrared untuk mentransmisikan data. Jaringan akses nirkabel broadband, yang memberikan pengguna dengan akses berkecepatan tinggi, merupakan hal yang banyak diminati saat ini. Meskipun ada beberapa teknologi yang berbeda, seperti multichannel multipoint distribution service (MMDS) dan local multipoint distribution services (LMDS) digunakan saat ini, tetapi kelompok kerja IEEE 802.16 untuk standar akses nirkabel broadband masih terus membuat spesifikasi bagi teknologi-teknologi tersebut.

5.     Wireless Local Area Networks (WLANs)
Teknologi WLAN membolehkan pengguna untuk membangun jaringan nirkabel dalam suatu area yang sifatnya lokal (contohnya, dalam lingkungan gedung kantor, gedung kampus atau pada area publik, seperti bandara atau kafe). WLAN dapat digunakan pada kantor sementara atau yang mana instalasi kabel permanen tidak diperbolehkan. Atau WLAN terkadang dibangun sebagai suplemen bagi LAN yang sudah ada, sehingga pengguna dapat bekerja pada berbagai lokasi yang berbeda dalam lingkungan gedung. WLAN dapat dioperasikan dengan dua cara. Dalam infrastruktur WLAN, stasiun wireless (peranti dengan network card radio atau eksternal modem) terhubung ke access point nirkabel yang berfungsi sebagai bridge antara stasiun-stasiun dan network backbone yang ada saat itu. Dalam lingkungan WLAN yang sifatnya peer-to-peer (ad hoc), beberapa pengguna dalam area yang terbatas, seperti ruang rapat, dapat membentuk suatu jaringan sementara tanpa menggunakan access point, jika mereka tidak memerlukan akses ke sumber daya jaringan.Pada tahun 1997, IEEE meng-approve standar 802.11 untuk WLAN, yang mana menspesifikasikan suatu data transfer rate 1 sampai 2 megabits per second (Mbps). Di bawah 802.11b, yang mana menjadi standar baru yang dominan saat ini, data ditransfer pada kecepatan maksimum 11 Mbps melalui frekuensi 2.4 gigahertz (GHz). Standar yang lebih baru lainnya adalah 802.11a, yang mana menspesifikasikan data transfer pada kecepatan maksimum 54 Mbps melalui frekuensi 5 GHz.
Dibawah ini merupakan  gambaran secara umum untuk jaringan hotspot secara local :

6.       Wireless Personal Area Networks (WPANs)
Teknologi WPAN membolehkan pengguna untuk membangun suatu jaringan nirkabel (ad hoc) bagi peranti sederhana, seperti PDA, telepon seluler atau laptop. Ini bisa digunakan dalam ruang operasi personal (personal operating space atau POS). Sebuah POS adalah suatu ruang yang ada disekitar orang, dan bisa mencapai jarak sekitar 10 meter. Saat ini, dua teknologi kunci dari WPAN ini adalah Bluetooth dan cahaya infra merah. Bluetooth merupakan teknologi pengganti kabel yang menggunakan gelombang radio untuk mentransmisikan data sampai dengan jarak sekitar 30 feet. Data Bluetooth dapat ditransmisikan melewati tembok, saku ataupun tas. Teknologi Bluetooth ini digerakkan oleh suatu badan yang bernama Bluetooth Special Interest Group (SIG), yang mana mempublikasikan spesifikasi Bluetooth versi 1.0 pada tahun 1999. Cara alternatif lainnya, untuk menghubungkan peranti dalam jarak sangat dekat (1 meter atau kurang), maka user bisa menggunakan cahaya infra merah.Untuk menstandarisasi pembangunan dari teknologi WPAN, IEEE telah membangun kelompok kerja 802.15 bagi WPAN. Kelompok kerja ini membuat standar WPAN, yang berbasis pada spesifikasi Bluetooth versi 1.0. Tujuan utama dari standarisasi ini adalah untuk mengurangi kompleksitas, konsumsi daya yang rendah, interoperabilitas dan bisa hidup berdampingan dengan jaringan 802.11.
B.     PERANGKAT KERAS YANG DIGUNAKAN UNTUK AKSES INTERNET
Computer seperti yang sering kita lihat terdiri dari berbagai elemen yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya sehingga membentuk suatu system yang disebut dengan computer. Elemen-elemen yang digunakan dalam computer digolongkan menjadi 2 jenis yaitu hardware (perangkat keras) dan software (perangkat lunak). Perangkat keras atau yang sering kita sebut sebagai hardware merupakan elemen yang terdiri dari peralatan peralatan yang tampak dan terintegrasi dalam suatu system computer sehingga mampu melakukan proses input data, memprosesnya, menyimpan, dan kemudian memberikan output.
Perangkat keras yang pada umumnya dimiliki oleh sebuah PC (personal Computer) yaitu :
1. Input (keyboard, mouse, scanner, kamera digital, microphone)
2. CPU (Central Processing Unit)
3. Memory (RAM, ROM, Floppy disc, hard disc, CD-ROM, DVD)
4. output (monitor, printer, LCD)
Sedangkan untuk melakukan proses akses internet, ada berbagai persyaratan peralatan yang harus dimiliki yaitu :
1.    Modem
Modulator and Demodulator. Merupakan piranti untuk keperluan komunikasi data antar komputer yang menggunakan media saluran telepon. Atau Sebuah perangkat yang menerjemahkan informasi digital ke sinyal analog dan sebaliknya
2.  Jaringan telepon
Jaringan telepon diperlukan sebagai sarana untuk menghubungkan antara computer anda dengan ISP (internet Service Provider) yang menyediakan jasa layanan akses internet.
 3.  LAN Card
LAN card atau kartu jaringan adalah suatu alat yang dipasang pada CPU yang menghubungkan antara satu computer dengan computer yang lainnya untuk melakukan koneksi. Sedangkan LAN (Local Area Network) itu sendiri diartikan sebagai sebuah jaringan yang dibangun pada sebuah lokasi seperti di rumah ataupun gedung perkantoran. Bisa diartikan juga sebagai sebuah sistem komunikasi komputer yang jaraknya dibatasi tidak lebih dari beberapa kilometer dan menggunakan koneksi high-speed antara 2 hingga 100 Mbps. Local Area Network merupakan sebuah jaringan komputer yang saling terhubung dalam lingkup lokal (tidak bisa diakses oleh jaringan lain). Beberapa jaringan LAN dapat dihubungkan melalui suatu hirarki tertentu hingga membentuk WAN (Wide Area Network).
4.  Hub
Hub adalah sebuah perangkat yang menyatukan kabel-kabel network dari  tiap-tiap workstation, server atau perangkat lain. Hub mempunyai banyak slot concentrator yang mana dapat dipasang menurut nomor port dari card yang dituju.
Hubungan antar computer dilakukan dengan menghubungkan setiap computer dengan sebuah peralatan yang dinamakan dengan hub. Apabila kita menginginkan sebuah LAN baik itu dalam sebuah rumah, kantor maupun sekolah, maka diperlukan sebuah hub untuk menghubungkannnya. Hub biasanya terdiri dari beberapa jalur computer mulai dari 6, 12, 24 dan seterusnya. Hub dengan memiliki 6 canal hanya bisa menghubungkan 6 buah computer dalam sebuah LAN.

5.    Ethernet Card
Ethernet merupakan sebuah standar LAN meliputi kabel dan skema protocol komunikasi yang dikembangkan oleh Xerox Corporation. Sekarang Ethernet menjadi protokol yang banyak digunakan dan diadaptasi oleh perusahaan lain. Ethernet Cable semua kabel media untuk jaringan Ethernet. Contoh Ethernet Cable yaitu kabel jenis 10base5, UTP/STP. Ethernet card juga sering disebut sebagai kartu jaringan yang biasanya dibeli secara terpisah dengan computer. Secara umum Ethernet card juga disebut sebagai LAN card. Ethernet Card adalah card yang dipasang di komputer untuk dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya melalui jaringan LAN (Local Area Network). Setiap Ethernet Card memiliki MAC Address (Medium Access Control) yang bersifat
unik, berarti tidak ada 2 Ethernet Card yang memiliki MAC Address yang sama Ada berbagai macam ethernet card, menurut jenis busnya dibagi menjadi 2 yaitu ISA dan PCI.
Berdasarkan teknik penyambungannya dibagi menjadi :
1.  10Base2 - menggunakan kabel thin coax RG-58 yang berharga murah, berkecepatan 10Mbps.
2.  10Base5- menggunakan kabel thick coax RG-8 yang berharga lebih mahal, berkecepatan 10Mbps dan bisa digunakan untuk komunikasi antar gedung pada jarak 500 meter-an.
3.  10BaseT – menggunakan kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) mirip kabel telepon, menggunakan konektor RJ-45, berkecepatan 10Mbps dalam jarak 200 meter-an.
4.  100BaseT – merupakan teknologi lanjutan dari 10BaseT, berkecepatan 100Mbps & paling banyak digunakan pada LAN pada hari ini. Perlu diperhatikan  penggunaan kabel UTP-nya sebaiknya dipilih yang sebaik mungkin seperti menggunakan merek Belden Category 5 (CAT 5).
Pembuatan jaringan dengan ethernet card ini dilakukan dengan menggunakan berbagai macam konektor sesuai dengan jenis ethernet yang terpasang yaitu :
1.       Konektor UTP (RJ-45)
2.       Konektor BNC (thin coax)
3.       Konektor T BNC (thin coax) 
4.        AUI2.jpgAUI.jpgKonektor AUI (thick coax)

Modulator and Demodulator. Merupakan piranti untuk keperluan komunikasi data antar komputer yang menggunakan media saluran telepon. Atau Sebuah perangkat yang menerjemahkan informasi digital ke sinyal analog dan sebaliknya. Berdasarkan bentuk fisiknya, modem dibedakan menjadi 2 jenis yaitu modem internal yang dipasang di dalam computer (CPU) dan modem eksternal yang terletak di luar computer. Sedangkan berdasarkan kecepatan dan cara kerjanya, apakah itu berupa software atau hardware modem. Modem eksternal memiliki keunggulan yaitu portabilitasnya yang cukup baik sehingga gampang dipindah-pindah untuk digunakan di komputer, tidak perlu ada slot ekspansi yang dikorbankan sehingga bisa dipakai untuk keperluan lain, terutama apabila mainboard yang digunakan hanya menyediakan sedikit slot ekspansi. Modem eksternal
juga memiliki lampu indikator yang memudahkan kita untuk memonitor status modem. Kekurangannya yaitu ia membutuhkan ruang diluar computer dan harganya relative mahal. Modem eksternal dipasang dengan menghubungkannya dengan slot USB pada CPU computer. Sedangkan untuk modem internal memiliki keuntungan lebih hemat tempat dan dari segi harga lebih ekonomis dibandingkan dengan modem eksternal. Metode pamasangannya yaitu dengan ditancapkan pada salah satu slot ekspansi pada mainboard, biasanya pada slot ISA atau PCI. Modem jenis ini tidak memiliki lampu indicator seperti yang dimiliki pada modem eksternal sehingga kita tidak bias mendeteksi status modem. Selain itu, modem internal mengambil daya dari power supply yang ada di CPU sehingga membebani CPU dan akibatnya CPU cepat panas. Router adalah alat penghubung antara LAN dan Internet yang merupakan transmisi antara keduanya. Router juga disebut sebagai alat yang mengartian informasi dari satu jaringan ke jaringan yang lain dengan mencari jalur yang terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan yang berdasarkan atas alamat tujuan dan alamat asal.

A.   TOPOLOGI JARINGAN
Topologi jaringan komputer adalah suatu cara  menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Dalam suatu jaringan komputer jenis topologi yang dipilih akan mempengaruhi kecepatan komunikasi. Untuk itu maka perlu dicermati kelebihan/keuntungan dan kekurangan/kerugian dari masing - masing topologi berdasarkan karakteristiknya.

Karakteristik dari Topologi Bush
Node – node dihubungkan secara serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator. Selain itu berikut dibawah ini adalah karakteristik lain dari bentuk jaringa ini :
Ø  Sangat sederhana dalam instalasi
Ø Sangat ekonomis dalam biaya.
Ø  Paket-paket data saling bersimpangan pada
Ø  suatu kabel
Ø  Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukan
Ø  adalah Tconnector pada setiap ethernet card.
Ø  Problem yang sering terjadi adalah jika salah
Ø  satu node rusak, maka jaringan keseluruhan
Ø  dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa
Ø  berkomunikasi dalam jaringan tersebut.

Keuntungan Topologi BUS
Ø  Topologi yang sederhana
Ø  Kabel yang digunakan sedikit untuk
Ø  menghubungkan komputer-komputer atau
Ø  peralatan-peralatan yang lain
Ø  Biayanya lebih murah dibandingkan
Ø  dengan susunan pengkabelan yang lain.
Ø  Cukup mudah apabila kita ingin
Ø  memperluas jaringan pada topologi bus.

Kerugian Topologi BUS
Ø  Traffic (lalu lintas) yang padat akan
Ø  sangat memperlambat bus.
Ø  Setiap barrel connector yang digunakan
Ø  sebagai penghubung memperlemah
Ø  sinyal elektrik yang dikirimkan, dan
Ø  kebanyakan akan menghalangi sinyal
Ø  untuk dapat diterima dengan benar.
Ø  Sangat sulit untuk melakukan
Ø  troubleshoot pada bus.
Ø  Lebih lambat dibandingkan dengan
Ø  topologi yang lain.

Karakteristik Topologi Ring
Ø  Node-node dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaran.
Ø  Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi bus.
Ø  Paket-paket data dapat mengalir dalam satu arah (kekiri atau kekanan) sehingga collision dapat dihindarkan.
Ø  Problem yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu: jika salah satu node rusak maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
Ø  Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6)

Keuntungan Topologi Ring
Ø  Data mengalir dalam satu arah sehingga  terjadinya collision dapat dihindarkan.
Ø   Aliran data mengalir lebih cepat karena  dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server.
Ø   Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerak ke kiri atau kekanan.
Ø   Waktu untuk mengakses data lebih  optimal.

Kerugian Topologi Star
Ø  Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi keseluruhan jaringan.
Ø  Menambah atau mengurangi computer akan mengacaukan jaringan.
Ø  Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.

Topologi Mesh
Karakteristik Topologi Mesh
Ø  Topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan-peralatan yang ada.
Ø  Susunannya pada setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain.
Ø  Jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit sekali untuk dikendalikan dibandingkan hanya sedikit peralatan saja yang terhubung.

Karakteristik Topologi Mesh
Ø  Topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan-peralatan yang ada.
Ø  Susunannya pada setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain.
Ø  Jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit sekali untuk  dikendalikan dibandingkan hanya sedikit peralatan saja yang terhubung.

Keuntungan Topologi Mesh
Ø  Keuntungan utama dari penggunaan
Ø  Topologi mesh adalah fault tolerance.
Ø  Terjaminnya kapasitas channel
Ø  Komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.
Ø  Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot.

Kerugian Topologi Mesh
Ø  Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan-peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.
Ø  Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.








0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Pery.com - Thema Bayar | Murderer